Metode Tahrir

Latar Belakang

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi)

Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT. sebagai petunjuk hidup bagi kaum Muslim. Membacanya merupakan ibadah, dimana setiap hurufnya bernilai pahala dihadapan Allah, sungguh keutamaan yang sangat berharga ketika kita bisa merasakan nikmatnya membaca Alquran. Akan tetapi sangat ironis, ternyata tidak sedikit kaum muslimin yang tidak mampu untuk membaca Alquran. Data survey menyatakan dari 220 juta penduduk Indonesia, 191 juta penduduk tidak bisa membaca Alquran dan hanya 29 juta Penduduk Indonesia yang bisa membaca Alquran (Survey tahun 2010 dari FKAM, Pusat Forum Komunikasi Aktivis Masjid). Yang lebih membuat kita prihatin adalah data dari SUSENAS BPS tahun 2013 bahwa lebih dari 53,8% kaum muslimin Indonesia tidak bisa membaca Alquran.

Kondisi inilah yang mendorong Cinta Quran untuk membantu kaum Muslim dalam mempelajari Alquran, kami mengembangkan sebuah metode belajar membaca Alquran Cepat, Mudah dan Menyenangkan yang kami namai dengan Metode TAHRIR. Metode TAHRIR dikembangkan dengan konsep Edutainment memadukan konsep edukasi dan entertainment (hiburan), yang menjadikan suasana belajar mudah dan menyenangkan, tanpa menulis dan tanpa hafalan.

Alasan Mengikuti Metode Tahrir

  • Dapat diikuti bahkan oleh yang belum bisa sama sekali membaca Alquran
  • Metode sangat mudah,simple dan praktis bisa dipahami semua tingkatan usia
  • Waktu belajar yang singkat dengan suasana belajar yang menyenangkan
  • Sudah teruji di lebih dari 20 kota di Indonesia
  • Sudah melahirkan lebih dari 10.000 alumni program
  • Memiliki sistem pembinaan trainer yang berkala

Metode Belajar

Metode belajar yang digunakan Cinta Quran merupakan revolusi baru yang dikembangkan dengan tujuan memudahkan proses belajar Al-Quran. Metode ini tetap mengacu pada standar umum pembelajaran Al-Quran yang menjaga kaidahkaidah keilmuan yang sahih, dengan sistem belajar interaktif yang memadukan antara kekuatan Audio dan Visual.

Garansi Program

Cinta Quran memberikan garansi berupa Lifetime Warranty, yaitu bebas biaya belajar untuk mengikuti pelatihan metode Tahrir seumur hidup jika peserta tidak paham dengan metode yang diajarkan. Dengan syarat dan ketentuan mengikuti semua tips yang disarankan oleh trainer kepada peserta.

Tentang Training

Seluruh program yang diselenggarakan oleh Cinta Quran memadukan konsep edukasi dan entertainment (hiburan), yang menjadikan suasana belajar mudah dan menyenangkan. Sehingga memastikan setiap peserta mampu membaca dan menerjemahkan Al-Quran.

Apa Kata Mereka

“Ada pencerahan setelah mengikuti pelatihan di Cinta Quran, dari yang takut salah belajar quran, menjadi ketagihan mendalami Alquran.”  Nurwandhito P. (Karyawan PT. Ericsson)

“Metode Tahrir merupakan cara belajar membaca Al-Quran yang cepat dan efektif.” Johan Rustam (Karyawan Citibank, Mualaf)

“Ternyata janji Allah SWT benar, Al-Quran mudah untuk dipelajari.” Irvan Fadilah (Karyawan PT. Indosat Tbk.)

Informasi Kelas In House Training

Jumlah Pertemuan  Jumlah Peserta Fasilitas
1 x 6 jam  10 – 25 orang 1. Modul Materi
2. CQ Call*

Keterangan:

*) CQ Call adalah pelayanan pendampingan via telepon setelah peserta menjalani proses pelatihan metode Tahrir di Cinta Quran

Biaya Training

Fee Manajemen  Total
1. Fee Trainer
2. Akomodasi dan transportasi Trainer
3. Operasional Manajemen
4. Fasilitas peserta training
Rp 10.000.000,-
(Sepuluh Juta Rupiah)

Penutup

Demikian penawaran singkat ini kami sampaikan. Mudah-mudahan bisa memberikan gambaran yang utuh terkait program yang kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

 

Hormat kami,

 

M. Fatih Karim

CEO Cinta Quran

Download

Testimoni

Metode Tahrir merupakan cara belajar membaca Al-Quran yang cepat dan efektif.

placeholder
Johan Rustam
Karyawan Citibank, Mualaf

Download Proposal In House Training Metode Tahrir?