Saat Setan Berlepas Diri dari Kita

Allah SWT telah berfirman (yang artinya): Janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagi kalian (TQS al-Baqarah [2]: 168).

Meski tegas dinyatakan oleh Allah SWT demikian, terlalu banyak manusia yang melalaikan perkara ini. Buktinya, karena tertipu oleh setan, selalu lebih banyak manusia yang kafir dan fasik daripada yang Muslim; senantisa lebih banyak Muslim yang maksiat daripada yang taat. Padahal jelas, mereka yang tergoda oleh setan, pasti akan menyesal di akhirat. Allah SWT berfirman (yang artinya): Setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sungguh Allah telah menjanjikan kepada kalian janji yang benar. Aku pun telah memberikan janji kepada kalian, tetapi aku menyalahi janji itu. Tak ada kekuasaan bagiku atas  kalian melainkan (sekadar) menyeru kalian. Lalu kalian mematuhi seruanku. Oleh sebab itu janganlah kalian mencercaku, tetapi cercalah diri kalian sendiri. Aku tidak dapat menolong kalian. Kalian pun tidak dapat menolongku. Sungguh sejak dulu aku tidak membenarkan sikap kalian yang menyekutukan aku (dengan Allah). Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksaan yang pedih.” (QS Ibrahim [14]: 22).

Demikianlah setan kelak berlepas diri dari kita. Karena itu ingatlah senantisa firman Allah SWT (yang artinya): Hai anak cucu Adam! Janganlah sampai kalian tertipu oleh setan sebagaimana setan itu telah mengeluarkan ibu bapak kalian dari surga dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sungguh setan dan pengikutnya dapat melihat kalian dari suatu tempat yang tidak bisa kalian lihat. Sungguh Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi kaum yang tidak beriman (TQS al-A’raf [7]: 27).



Leave a Reply

twelve + 1 =