Tanggung Jawab Besar Mendidik Anak

Karena faktor kesibukan dan kurangnya kesadaran, kini banyak orangtua Muslim, khususnya para ayah, yang kurang mempedulikan pendidikan agama anak-anaknya. Padahal jelas, mendidik anak adalah tanggung jawab orangtua, khususnya ayah, karena ayah adalah pemimpin dalam keluarga. Rasulullah saw. bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dia pimpin. Kepala negara adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyatnya. Suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas keluarganya. Istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya dan akan di mintai pertanggungjawaban atas rumah tangga tersebut… ” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Pendidikan anak jelas menjadi salah satu tanggung jawab besar orangtua. Hitam-putihnya anak bergantung sepenuhnya kepada kedua orangtuanya, bukan guru atau sekolah. Rasulullah saw. bersabda, “Setiap anak lahir dalam keadaan suci. Kedua orangtuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Memang berat dan melelahkan mendidik anak. Namun demikian, saat anak kita menjadi anak yang shalih, itu merupakan investasi masa depan yang tak ternilai harganya bagi kita. Hasilnya bakal benar-benar kita rasakan di akhirat nanti. Rasulullah saw. bersabda, “Jika manusia meninggal dunia maka terputuslah segala (pahala) amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang selalu mendoakan dirinya. “ (HR Muslim).

Alhasil, sudah saatnya setiap orangtua bersungguh-sungguh dan serius dalam mendidik anak-anaknya dengan pendidikan Islam yang terbaik.



Leave a Reply

seven − one =