Pentingnya Shalat Berjamaah di Masjid

Rasulullah saw. bersabda, sebagaimana dituturkan oleh Abdullah bin Umar ra., “Shalat berjamaah itu lebih baik dua puluh tujuh kali dibandingkan dengan shalat sendirian.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Rasul saw. juga pernah bersabda, “Tiadalah seseorang berwudhu dengan sempurna, lalu pergi ke salah satu masjid (untuk shalat berjamaah), melainkan bagi setiap ayunan langkahnya Allah SWT mencatat satu kebaikan, mengangkatnya satu derajat dan menghapus darinya satu keburukan, Sungguh tidak ada seorang pun yang menunda-nunda shalat kecuali orang yang benar-benar munafik.” (HR Muslim dan Abu Dawud).

Dalam hadis lain Rasulullah saw. juga bersabda, “Seseorang yang senantiasa shalat berjamaah di masjid selama empat puluh hari tanpa tertinggal takbir yang pertama (bersama imam) akan mendapatkan dua jaminan: diselamatkan dari azab neraka dan dibebaskan dari sifat-sifat munafik.” (HR at-Tirmidzi).

Sufyan bin Uyainah adalah di antara sekian banyak ulama yang amat memahami hadis-hadis di atas. Karena itu ia tidak pernah ketinggalan shalat di masjid. Ia bahkan biasa hadir di masjid sebelum azan dikumandangkan. Tentang ini, Sufyan bin Uyainah berkata, “Janganlah kamu seperti orang yang berkelakuan buruk, yaitu orang yang tidak mau datang ke masjid untuk menunaikan shalat kecuali setelah iqamat dikumandangkan. Akan tetapi, datanglah ke masjid untuk menunaikan shalat sebelum azan dikumandangkan.”

Dalam pandangan Sufyan bin Uyainah, kehadiran di masjid sebelum azan untuk shalat berjamaah adalah bentuk penghormatan terhadap ibadah shalat. Tentang ini Sufyan bin Uyainah berkata, “Di antara tanda-tanda orang yang menghormati shalat adalah mendatangi masjid untuk menunaikan shalat berjamaah sebelum azan diperdengarkan.” (Abu Nu’aim al-Asbahani, Hilyah al-Awliyâ’, 7/284).



Leave a Reply

16 + six =