Banyak Cara Meraih Bahagia

Di banyak tempat, al-Quran banyak berbicara tentang kebahagiaan. Di antara kata yang paling tepat di dalam al-Quran untuk menggambarkan kebahagiaan adalah kata aflaha. Kata ini, misalnya, terdapat pada QS Thaha ayat 64, QS al-Mu’minun ayat 1, QS al-A’la ayat 14 dan QS asy-Syams ayat 9. Kata aflaha selalu didahului dengan kata penegas, yakni qad, sehingga berbunyi qad aflaha, artinya sungguh telah berbahagia. Kata ini adalah kata jadian/bentukan dari akar kata falah.

Di dalam al-Quran kata bentukan dari aflaha yang banyak dijumpai adalah kata tuflihun. Kata ini disebut sebelas kali dan selalu didahului dengan kata la’allakum, yakni la’allakum tuflihun (agar kalian berbahagia). Di dalam al-Quran, Allah SWT, misalnya, berfirman (yang artinya): Bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian berbahagia (TQS al-Baqarah [2]: 189).

 Janganlah kalian memakan riba yang berlipat-lipat dan bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian berbahagia (TQS Ali ‘Imran [3]: 130).

 Bersabarlah, saling menyabarkan dan perkuatlah persatuan kalian supaya kalian berbahagia (TQS Ali ‘Imran [3]: 200).
Sungguh minuman keras, perjudian, undian dan taruhan itu adalah kotor yang termasuk pekerjaan setan. Karena itu jauhilah semua itu supaya kalian berbahagia (TQS al-Maidah [5]: 90).

Bertakwalah kepada Allah, carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya dan berjihadlah pada jalan-Nya supaya kalian mendapat kebahagiaan (TQS al-Maidah [5]: 35).

Berteguh hatilah kalian dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia (TQS al-Anfal [8]: 45).

Ayat-ayat di atas tidak saja menunjukkan bahwa tujuan akhir dari semua perintah Allah SWT adalah kebahagiaan, tetapi juga merinci cara yang bisa membawa kita pada kebahagian itu.



Leave a Reply

twelve − twelve =