Halusnya Bisikan Setan

Bukan setan namanya jika tidak memiliki cara-cara yang halus dan lembut dalam membisikan kejahatan kepada manusia. Bagaimana lembut dan halusnya bisikan setan, ada riwayat bahwa Safiyyah istri Rasulullah saw. pernah bekunjung kepada beliau yang saat itu sedang itikaf di masjid. Lalu beliau keluar bersama istrinya itu di kegelapan malam menuju ke rumahnya. Kemudian Rasul saw. berpapasan dengan dua orang laki-laki dari kalangan Ansar. Saat melihat Rasul saw. bersama seorang wanita, keduanya bergegas pergi dengan cepat. Beliau lalu bersabda, “Pelan-pelanlah kamu berdua. Sungguh, ia adalah Safiyyah binti Huyayyin.” Keduanya kemudian berkata. “SubhânalLâh, ya Rasulullah.” Beliau lalu bersabda kepada keduanya, “Sungguh setan itu mengalir ke dalam tubuh anak Adam melalui aliran darahnya. Sungguh aku merasa khawatir bila dilemparkan sesuatu (prasangka buruk) ke dalam hati kamu berdua.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Melalui sabdanya ini Rasul saw. khawatir jika kedua sahabat itu berprasangka buruk kepada beliau karena berjalan di kegelapan malam dengan seorang wanita, padahal wanita itu adalah salah seorang istri beliau.

Lalu bagaimana agar kita sanggup mengusir bisikan setan yang halus dan lembut itu? Dalam hal ini, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Sungguh setan itu meletakkan belalainya di hati anak Adam. Jika anak Adam mengingat Allah, setan itu bersembunyi. Jika ia lupa kepada Allah, setan menelan hatinya. Itulah yang dimaksud dengan bisikan setan yang tersembunyi.” (HR al-Thabarani dan al-Baihaqi).



Leave a Reply

eight + 14 =